Minggu, 19 Februari 2012

Tuhan Memperhatikan

"Dari ujung bumi aku berseru kepada-Mu, karena hatiku lemah lesu; tuntunlah aku ke gunung batu yang terlalu tinggi bagiku". Mzm 61:2

Tahun ini diklaim sebagai tahun perkenanan Tuhan atas gereja-Nya. Sebenarnya sudah mulai dari tahun kemaren juga (sekitar pertengahan). Tetapi justru seperti terlihat kebalikannya. Banyak anak-anak Tuhan mendapat pencobaan yang berat dan sepertinya mereka tidak dapat menanggungnya. Sungguh berat, sampai merasa putus asa dan tidak terlihat jalan keluar.

Raja Daud juga pernah mengalami hal yang serupa dengan itu. Mzm 6:3 berkata "jiwaku merana". Mzm 61:2 berkata "hatiku lemah lesu". Jika dilihat dari bahasa Ibraninya disebutkan "jatuh pingsan", merasa sangat lemah, sampai-sampai tdak dapat berdoa lagi. Sungguh kondisi yang tidak mudah untuk dihadapi.

Teman, mungkin kita sedang menghadapi situasi sulit yang sedemikian sehingga kita tidak dapat berdoa. Tuhan tau itu. Tuhan memperhatikan kita. Justru dalam tahun perkenanan Tuhan ini, Ia datang menghampiri anak-anak-Nya yang membutuhkan-Nya. Tetaplah berharap pada-Nya. Pengharapanmu tidak sia-sia. Tuhan sedang mencari orang yang berharap pada-Nya. Sekalipun kita rasanya sudah tidak mampu lagi untuk berdoa, tetapi jika hati kita masih berharap pada-Nya. Tuhan akan "turun tangan" dan menolong kita. (R'Tom)

Senin, 04 Juli 2011

Pikirin yang Indah aja

 Akhirnya, Saudara-saudara, isilah pikiranmu dengan hal-hal bernilai, yang patut dipuji, yaitu hal-hal yang benar, yang terhormat, yang adil, murni, manis, dan baik. Filp 4:8 - BIS

Alkitab kaya akan pesan-pesan yang sungguh membuat hidup lebih hidup. Jika kita mengikuti apa yang tertulis dalamnya maka hidup lah yang akan kita peroleh. Pesan hari ini adalah "Isilah pikiranmu dengan hal-hal yang bernilai". Tujuannya adalah agar kita dapat merasakan Allah sumber damai sejahtera akan menyertai kita. Penyertaan Allah itu tetap, hanya saja akan tidak akan bermakna jika kita tidak dapat merasakannya, karena tetap saja kita rasa Tuhan itu jauh, tidak dekat. Alangkah baiknya jika kita dapat merasakan kebaikan Tuhan dan tetap mengucap syukur.

Jika kita ingin hidup yang damai sejahtera, isilah pikiran kita dengan hal-hal yang bernilai. Hal-hal yang hina, tidak baik, pahit, kotor ga perlu dipikirin, karena emang ga penting banget, agar kita tidak stress. Enjoy your life this day, make it still live

Senin, 09 Mei 2011

Kebenaran yang Membebaskan

Selasa, 10 Mei 2011

Kata Pilatus kepada-Nya: "Apakah kebenaran itu?" Yoh 8:38a

Bacaan: Yoh 8:30-36

Pilatus adalah seorang jaksa penuntut umum yang diberi kuasa oleh orang Yahudi untuk mengadili Yesus. Ketika Pilatus memeriksa kasus Yesus, di sana tidak ada seorang Yahudi seorang pun, karena mereka akan menghadapi paskah. Dalam kesempatan itu Pilatus ingin tau lebih banyak tentang Yesus, "Apakah kebenaran itu?". Mungkin ini adalah respon dari perkataan Yesus yang sebelumnya, "supaya Aku memberi kesaksian tentang kebenaran". Dan Pilatus berkesimpulan bahwa Yesus tidak bersalah.

Yesus berkata: "Dia, yang mengutus Aku adalah benar". Dan Yesus berkata: "kebenaran itu memerdekakan kamu". selama Yesus di bumi, Ia mengkampanyekan tentang Bapa. Ia tidak menampilakan diri-Nya sendiri. Tujuan-Nya membuat diri-Nya menjadi jembatan agar orang-orang dapat mengenal dan menerima Bapa itu.

GLOWers, kecenderungan kita yang sudah mengenal Yesus adalah ingin sekali mengenalkan Yesus kepada orang lain. Itu baik sekali. Tetapi yang membuat orang tidak suka atau bahkan reject adalah cara kita. Mari kita meniru teladan Yesus yang tidak pernah memaksa orang lain untuk menerima kebenaran itu, walaupun Ia punya kuasa untuk itu. Kita hanya dapat memberitakan kebenaran itu, tetapi biarlah kebenaran itu sendiri yang memerdekakan. (R'Tom)

Minggu, 08 Mei 2011

Rise And Pray

Kata-Nya kepada mereka: "Mengapa kamu tidur? Bangunlah dan berdoalah, supaya kamu jangan jatuh ke dalam pencobaan." Luk 22:44

Bacaan: Luk 22: 39-46

Murid-murid merasakan dukacita yang mendalam. Mereka masih setia menemani Yesus di taman Getsemani. Tetapi tidak banyak yang dapat mereka lakukan. Dukacita mereka membuat mereka terlena dan tertidur.
Yesus mengingatkan mereka agar mereka dapat tetap terjaga dan berdoa. Walaupun hati mereka gundah, harus tetap terjaga. Yesus tau, dukacita itu dapat merobohkan jiwa. Dalam dukacita itu menyita semangat dalam diri manusia itu. Ketika semangat itu telah pergi, mudah sekali bagi manusia untuk jatuh ke dalam pencobaan. Tuhan Yesus sudah memberikan teladan bagi kita. Dalam tubuh manusia, ketika dalam masa kesesakan-Nya, keringat-Nya pun sudah menjadi titik darah, namun Yesus tetap berdoa. Kekuatan dari tempat yang maha tinggi pun menghampiri-Nya.
GLOWers, seringkali orang muda cepat ciut dalam menghadapi tantangan. Ketika menemukan jalan buntu, cepat menyerah, lari dari permasalahan. Temans, beranikan dirimu menghadapi segala rintangan. Tetap terjaga dan berdoalah, minta kekuatan kepada Tuhan. Apa yang menjadi masalahmu? Jangan biarkan dirimu terlena dan menjauh dari Tuhan. Justru dekatilah Tuhan. (R’Tom)

Kamis, 05 Mei 2011

“Itu Tuhan!”

“Maka murid yang dikasihi Yesus itu berkata kepada Petrus: "Itu Tuhan." Ketika Petrus mendengar, bahwa itu adalah Tuhan, maka ia mengenakan pakaiannya, sebab ia tidak berpakaian, lalu terjun ke dalam danau”. Yoh 21:7

Bacaan: Yoh 21

Orang Yahudi pada zaman itu mengenakan baju rangkap. Ada baju bagian luar kita sebut dengan mantel, dan baju bagian dalam kita sebut dengan jubah. Jubah mereka panjang dan longgar. Jika mereka akan bekerja, berjalan, berlari, bermain, mereka harusmengikatkan jubah mereka itu pada pinggang mereka, agar bisa leluasa bergerak.

Yohanes adalah murid yang dikasihi oleh Yesus. Ketika ia melihat Yesus, Ia yang terlebih dahulu dapat mengenali Yesus dibandingkan dengan teman-temannya yang lain. Sedangkan Petrus mendengar “itu Tuhan”, dan langsung mengenakan baju nelayannya dan nyebur ke air. Tadinya Petrus tidak memakai baju. Kondisinya sedang tidak bersiap. Spontan timbul iman dalam diri Petrus. Mereka yang tadinya sangat berduka karena kehilangan Guru mereka.

GLOWers, betapa pentingnya pengenalan akan Tuhan. Betapa pentingnya mengingat-ingat Firman Tuhan itu. Yohanes dapat mengidentifikasi pribadi Yesus dengan cepat. Yohanes mengenali kebiasaan Yesus, cara Dia bertanya, dsb. Kita dapat mengenal Tuhan dari Firman Tuhan. Mari kita berusaha untuk mengenal Tuhan yang kita sembah itu. Galilah Firman Tuhan lebih dalam lagi. (R’Tom)

Rabu, 04 Mei 2011

Low Profile

kamis
5 Mei 2011

“Prajurit-prajurit menganyam sebuah mahkota duri dan menaruhnya di atas kepala-Nya. Mereka memakaikan Dia jubah ungu, “ Yoh 19:2

Bacaan: Yoh 18:28 – 19:16a

Tuhan Yesus di hadapan pengadilan Pilatus. Pilatus
sama sekali tidak menemukan kesalahan pada Yesus.
Pada zaman itu, orang Yahudi mempunyai dua hukum,
yaitu Hukum Taurat dan Hukum Pemerintahan. Pilatus
adalah seorang yang jaksa penuntut umum yang diberi
kuasa untuk mengadili perkara. Sebenarnya Pilatus menjadi
penguasa di daerah Kaisarea. Dan Pilatus tidak disukai
oleh orang-orang Yahudi. Namun ketika Orang Yahudi
perlu pengesahan untuk menyalahkan Yesus, maka
Orang Yahudi datang kepada Pilatus. Sebelumnya Yesus
sudah dinyatakan bersalah oleh imam besar.

Yesus dipakaikan pakaian jubah ungu. Dalam terjemahan
aslinya disebutkan jubah berwarna merah, yang
kemungkinan adalah jubah prajurit Romawi. Jubah-Nya
sendiri sudah diperebutkan oleh prajurit Romawi itu.
Jubah ungu ini sangat berbeda dengan jubah ungu cerita
orang kaya di luk 16:19, yang terbuat dari kulit kerang/
remis yang bernilai sangat tinggi. Sedangkan Yesus dihinakan
dengan dikenakan baju prajurit. Tetapi Yesus tetap
low profile.

GLOWers, Tuhan Yesus yang Maha Kaya dan Mulia
itu merelakan diri-Nya, membiarkan diri-Nya dihina
hanya untuk membebaskan manusia yang percaya kepada-
Nya dari dosa. Dan Tuhan Yesus memberikan kita
hidup. Dia tidak mementingkan diri-Nya sendiri. Maukah
kita mengikuti teladan Yesus yang merendahkan diri-
Nya, tidak mementingkan diri-Nya sendiri?
(R’Tom)

Selasa, 03 Mei 2011

Bersiaplah!!

"Hendaklah pinggangmu tetap berikat dan pelitamu tetap menyala”. Luk 12:35

Bacaan: Ef 6:10-20

Jubah Orang Yahudi panjang dan longgar. Ketika mereka hendak berjalan, ataupun bekerja mereka harus “menyandang” atau mengikatkan jubah itu atau mengikat pinggang mereka, agar mereka dapat dengan leluasa bekerja. Jadi orang yang bersiap untuk bekerja, pinggangnya harus terikat.
Surat Efesus menjelaskan bukan hanya secara fisik pinggang kita harus berikat pinggang, sebagai tanda bersiap. Namun pinggang kita juga harus lah berikatkan kebenaran dan berbaju zirahkan keadilan. Dan biarlah pelita kita tetap menyala. Ini menggambarkan seorang hamba yang menunggu tuannya pulang hingga malam, dan tetap menyalakan obor, dengan tetap berikat pinggang. Artinya menunggu kedatangan tuannya untuk siap melayani tuannya itu.
GLOWers, Firman Tuhan adalah kebenaran. Mari kita mengikatkan pengetahuan akan Firman Tuhan dalam hidup kita, agar kita dapat bekerja dengan baik. Dan mengenakan bajuzirah keadilan untuk menjaga hati kita selalu berbuat benar. Hidup seimbang dengan memperoleh kebenaran dari Tuhan dan menyalurkan nya menjadi keadilan bagi sesama. (R’Tom)

Sabtu, 30 April 2011

Making Alive

Sabtu, 30 April 2011

“Manusia itu memberi nama Hawa kepada isterinya, sebab dialah yang menjadi ibu semua yang hidup”.
Kej 3:20

Bacaan:
Kej 3

Saat Adam bangun dari tidurnya, ia mendapati seorang makhluk sepadan yang diambil Allah dari tulang rusuknya, dan menamainya perempuan. Mereka berjalan bersama di taman Eden, sampai pada suatu saat Hawa berjalan sendiri sehingga ular dapat menipunya. Mereka berdua pun jatuh dalam dosa.

Seketika manusia itu jatuh dalam dosa, Tuhan tau dan segera menemui mereka, meminta pertanggung jawaban pada masing-masing pribadi. Pertama Tuhan menanyai Adam, kemudian Hawa, lalu ular. Anehnya hanya ular lah yang benar-benar kena kutuk, “terkutuklah engkau di antara segala ternak dan di antara segala binatang hutan…”. Saat itu juga Tuhan berjanji akan mengirimkan Yesus melalui keturunan Hawa untuk meremukkan iblis (ay 15). Oleh sebab janji Tuhan itu, Adam memberi nama “Hawa” kepada isterinya itu. Hawa sendiri hanya diberikan hukuman atas perbuatannya itu. Adam juga tidaklah dikutuk Tuhan, tetapi tanah lah yang dikutuk. Adam harus bersusah payah mengelola tanah, karena tanah sudah terkutuk.

GLOWers, sejak awal manusia jatuh dalam dosa, Tuhan lah yang terlebih dahulu mendatangi manusia itu. Kepada kita juga Tuhan selalu setia mendatangi kita supaya kita bertobat dan meninggalkan segala kejahatan kita. Mau kah kamu meresponi Yesus yang menunggumu untuk segera bertobat dari kesalahanmu? (R’Tom)

Kamis, 28 April 2011

Jesus Style

Jumat, 29 April 2011

Karena bagiku hidup adalah Kristus..”
(Filipi 1:21)

Bacaan:
Filipi 1:20-26

Beberapa waktu yang lalu di Jakarta dihebohkan dengan peristiwa Bom buku. Ada Polisi yang menjadi korban karena dia menyalahi prosudur dalam menjinakkan bom. Karena ketidak mengertian polisi itu, dia menjadi korban. Untuk dapat menjinakkan bom, yang berwenang melakukannya adalah pasukan khusus yang sudah mendapat pelatihan-pelatihan. Penjinank bom itu memiliki style dan perlengkapan yang berbeda dari polisi lainnya.

Sewaktu ketika Yesus mendapati keadaan dimana ada seorang wanita yang berzinah dihakimi dan mau dilempari oleh masyarakat zaman itu. Namun Yesus segara “menjinakkan” bom amarah mereka yang ingin menghujani perempuan itu dengan batu. Dengan gaya Yesus yang bijaksana dan lemah lembut, mereka akhirnya tidak jadi melempari perempuan itu dengan batu. Right, Jesus Style is the answer….

Tuhan mengerti sekali solusi untuk setiap permasalahan di dunia ini. Ia mencari pasukan kecil saja untuk melakukan hal-hal besar. Asalkan pasukan itu mau mengikuti style Tuhan Yesus. Yesus itu penih dengan belas kasihan, ketaatan dan maunya Tuhan Yesus adalah kehendak Bapa. Dunia ini menantikan pasukan khusus yaitu kita yang sudah dipanggilNya. Bagimana dengan kita? Apa kita mau menjadi tim Khusus Tuhan? Bersediakah kamu hari ini hidup penuh dengan damai dan tertib? Apakah kamu menjadikan Firman Tuhan sebagai gaya hidupmu? (Hendra)

Freedom attitude

Kamis, 28 April 2011

Lalu berfirmanlah Tuhan kepada Musa, “ Aku telah mendengar sungut-sungut orang Israel..”
(Keluaran 16:11-12)

Bacaan:
Keluaran 16:11-24

Ketika hari permtama saya masuk SMA saya mash sering untuk kembali ke sekolah saya di SMP. Saya masih merasa SMP itu rumah terbaik saya karena banyak kenangan indah di sana. Namun setelah beberapa bulan, saya mulai menemukan hal baru. Akhirnya saya menyadari saya sudah SMU dan menikmati indahnya menjadi anak SMA.

Demikian halnya dengan orang Israel yang sudah dibebaskan Tuhan dari perbudakkan. Mereka marasa sebagai budak . mereka tidak menyadari bahwa Tuhan telah membuat mereka naik kelas. Alahasil dari mereka banyak yang tidak menikmati berkat yang sudah dijanjikan. Mereka meninggal karena ulah mereka sendiri. Padahal Tuhan ingin menunjukkan berkat yang luar biasa bagi mereka yaitu tanah yang baru, rumah yang baru dan kemerdekaan yang baru.

Glowers, demikian juga dengan kita. Kalau kita mau jujur terkadang kita lupa kalau kita sudah naik kelas dibuat Tuhan. Kita memang sudah naik kelas tetapi tingkah laku atau attitude kita masih sama seperti anak yang tidak naik kelas. Masih malas bangun. Kamar berantakan, masih mengerjakan PR di sekolah, masih suka gaduh, dendam, bersungut-sungut dan hal lainnya. Glowers, apa yang akan kamu buat untuk Tuhan sebagai tanda bahwa kamu sudah naik kelas? Apa yang akan kamu perbuat kepada dirimu hari ini sebagai anak Tuhan yang sudah dimerdekakan dari dosa? (Hendra)

Sabtu, 23 April 2011

Berkuasalah..

Sabtu, 23 April 2011

“Allah memberkati mereka, lalu Allah berfirman kepada mereka: "..... penuhilah bumi dan taklukkanlah itu, berkuasalah atas ikan-ikan di laut dan burung-burung di udara dan atas segala binatang yang merayap di bumi." Kej 1:28

Bacaan: Maz 8

Perintah ini adalah perintah pertama Tuhan kepada manusia. Perintah ini diberikan kepada manusia sebelum manusia itu jatuh ke dalam dosa. Namun perintah ini tidak dicabut ketika manusia itu jatuh dalam dosa, manusia harus tetap berkuasa atas buatan tangan Tuhan itu.

Anugerah keserupaan dengan Allah itu tidak dicabut. Secara spiritual, manusia diberikan kemampuan untuk bersekutu dengan Tuhan. Secara moral, manusia memiliki kemampuan untuk mentaati perintah Allah, yaitu melalui hati nuraninya. Secara natural, manusia memiliki intelektual, emosi, kehendak untuk memahami kehendak Tuhan. Dari sini kita dapat melihat bahwa manusia itu sungguh berbeda dengan makhluk ciptaan lainnya.

GLOWers, apakah kamu sudah menguasai buatan tangan Tuhan lainnya (yg bukan manusia)? Sudah kah kamu menguasai/ menaklukkan waktu? Sudahkah kamu menaklukkan makanan yang kamu makan atau mereka lebih menguasaimu dari kamu menguasainya? Marilah kita mengatur waktu 24 jam yang sudah diberikan kepada kita dan kita gunakan sebaik-baiknya. Begitu juga dengan buatan Tuhan yang lainnya. (R’Tom)

Selasa, 19 April 2011

Perhatikan sesama

Rabu
20 April 2011
“Bertolong-tolonglah menanggung bebanmu! demikianlah kamu memenuhi hukum Kristus!...’
(Galatia 6:2)

Bacaan:
Galatia 6:1-10

Sebuah stasiun televisi jepang memutar kisah nyata dari gempa dan tsunami yang telah melanda Jepang. Kisahnya se ekor anjing yang selamat menggonggong kea rah kamerah yang meliput. Sanga kamarawan tidak mengerti, namun sang anjing sambil menggonggong seolah-olah ingin menunjukan sesuatu untuk diikuti oleh kamerawan. Nah, ternyata anjing tadi ingin ada manusia yang menolong rekan anjing tersebut yang sedang lemah keadaanya di sesuatu tempat akibat gempa dan tsunami yang melanda. Kisah ini menjadi hangat sekali di youtube dan meluas ke berbagai Negara.

Apa artinya itu. Seekor anjing saja memiliki rasa solidaritas kepada sesamanya. Apalagi kita adalah mahluk lebih berguna dan mulia dari seeekor binatang. Sudah seharusnya kita membuka ruang hati untuk menolong sesama.Banyak sekali hal yang kita bisa bantu untuk sesama. Contoh kecilnya adalah belajarnya untuk mau bertanya dan mendoakan. Tuhan Yesus sudah mencontohkannya 2000 tahun yang lalu. Dan menjadikan kegiatan itu menjadi aktivitas favoritnya.

Glowers, sebagai anak Tuhan adalah sungguh sangat mulia bisa menolong orang lain. Kita bisa bertanya seperti apa kabar? Bagaimana kabar orangtua atau kakak atau abangmu? Mungkin kita bisa menyebutkan di dalam doa-doa kita orang-orang yang kita lihat atau rasa membutuhkan dukungan. itu juga luar biasa. Atau kita mengumpulkan uang bersama tema-teman kita untuk disumbangkan bagi mereka yang pengen sekolah. Bisa juga kita mengajan teman-teman kita untuk ke rumah sakit untuk berdoa bagi orang sakit. Masih banyak lagi hal yang dapat kita lakukan untuk membantu sesame. Bapa tidak pernah berutang, ia akan membalas apa yang sudah kita tabor… (Hendra)

Senin, 18 April 2011

GO AHEAD

Selasa, 19 April 2011

“Lalu pergilah Abraham seperti yang difirmankan Tuhan kepadanya..”
(Kejadian 12:4)

Bacaan:
Kejadian 12:1-9

Saya pernah menonton “Forest Gump”. Dalam film ini Tom Hanks menjadi seorang yang berhasil dari berbagai bidang yang dilakoninya seperti militer, atlit hingga penjelajah. Padahal ia orangnya lugu dan kurang pintar. Namun Ia selalu segera mengerjakan apa yang diperintahkan atau disuruh dengan berlari. Ia terus berlari tanpa henti . Ia sangat sigap dan antusia jika diberi perintah. Hingga akhir hidupnya si Gump berhasi dari berbagai bidang yang ditekuninya. Kuncinya Go Ahead, jalan terus.

Ketika Abram(nama Nabi Abraham sebelum dipanggil Tuhan) untuk pertama sekali disuruh meninggalkan kotanya menuju tempat yang ditujukan Tuhan dengan sigap Abram meresponi dan segera bergerak. Akibat dari respon iman Abaraham itu, Ia diberi “Bapa orang yang beriman” oleh Tuhan. Padahal hanya modal meresponi saja. Coba Abraham tidak meresponi dan sigap, orang Israel yang terkenal-terkenal dengan penemuan mereka bakal belum muncul di muka bumi ini. Saya senang sekali dengan kalian ”Tuhan tidak melihat kemampuan tetapi kemauan..” ya karena ketika manusia mengatakan mau dan memulai maka yang kerja sebenarnya Tuhan itu sendiri di dalam kita.
Glowers, hal apa yang Tuhan suruh akhir-akhir ini untuk segera kamu mulai? Sudah kamu bergerak? apakah kamu segera sigap ketika Tuhan menyuruh kamu untuk meninggalkan hal-hal yang jahat? Responilah segere perintah atau panggilan Tuhan, karena Tuhan selalu memanggil kita selalu dengan sesuatu rencana yang indah. (Hendra)

Minggu, 17 April 2011

Bring heaven to earth

Senin, 18 April 2011

“Siapa yang datang dari atas adalah di atas semuanya..”(Yohanes 3:31)

Bacaan: Yohanes 3:31-36


Sebelum Tuhan Yesus turun dari sorga ke bumi. Hukum yang paling berlaku adalah mata ganti mata gigi ganti gigi. Itu artinya orang yang berbuat jahat harus dibalas sesuai dengan kejahatan yang diperbuat sebelumnya. Perang demi perang tiada akhir. Banyak penguasa muncul di muka bumi untuk menebar kebancian dan kemarahan namuan nilai mereka tawarkan hilang di telan bumi dan tidakberlaku hingga sekarang. Namun nilai kedamaian yang ditawarkan Tuhan Yesus jauh melampaui abad demi abad.

Bumi akhirnya mendapat kunjungan mahluk sorgawi yaitu Tuhan Yesus. Dia datang bukan dengan tangan kosong. Namu berisi kekekalan dan kebutuhan mutlak manusia yaitu kekekalan, kedamaian dan sukacita. Bumi mendapat hadia yang sungguh sempurna. Belum pernah ada tokoh surgawi yang membagikan sesuatu yang bernilai selain Tuhan Yesus yang telah menampakkan dirinya sebagai manusia.

Glowers, kehadiran kita di sesuatu persahabatan, kelompok, gereja dan dimanapun perlu kita evaluasi. Apakah setelah kehadiran kita buah-buah roh itu sungguh nyata dirasakan di sana? Atau malah sebaliknya? Kehadiran kita malah mengacaukan situasi. Banyak orang yang sudah complain sama kita karena perbuatan kita yang suka terlambat, tidak bertanggung jawab dan lain-lain sebagainya. Apa rencanamu agar nilai-nilai sorga nyata dirasakan teman-temanmu, persahabatanmu hingga keluargamu? (Hendra)

My Father, my provider..

Minggu, 17 April 2011

Seperti bapa sayang kepada anak-anaknya, demikian TUHAN sayang kepada orang-orang yang takut akan Dia. Mzm 103: 13

Bacaan: Mzm 103

Seorang ayah mendengarkan kisah sedih putrinya yang menceritakan 1 harian si putri mengalami kegagalan, kesianlan dan putus harapan. Si ayah sangat sedih mendengar cerita anaknya itu. Bagaimanapun juga tidak ada Ayah yang tega jika anaknya mengalami hal yang buruk. Setia ayah pasti merencanakan sesuatu untuk si anak mendapat yang terbaik. Demikian juga bapa kita di sorga, kasihnNya tidak habis-habisnya untuk kita.

Dia ingin selalu membela kita, berjalan di depan kita mengantarkan kita kepada kemenangan dan banyak hal lain juga. Asal saja kita membiarkan Tuhan memegang hidup kita. Menyerahkan rencana dan harapan kita dengan segenap hati kepadanya. Kunci untuk Tuhan semakin nyata dalam hidup kita adalah “Percaya”. Menyadari kuasaNya nyata, menggantungkan setiap yang kita kerjakan kepadaNya serta menyenangkan Tuhan adalah makna dari percaya. Ketika kita jahat saja Tuhan masih menunjukkan kasihNya. Apalagi kita berupaya menyenangkan hatiNya.

Glowers, kasih Bapa sorgawi begitu dalam dan tingginya. Tidak semua orang mau benar-benar memintanya dan sungguh-sungguh memerlukanya. Padahal kasih dari Sorga dijamin lebih” nikmat” dari apapun. Kasih dari sorga bukan hanya perasaan damai dan tenang. Masih banyak lagi yang berkat yang terkandung di dalamnya. Baik berkat fisik, rohani hingga materi ada dalam brankas Tuhan dan siap diberi bagi kita. Bapa masih menunggu, adakah anak-anaknya datang. Bagaimana dengan kamu? Sudakah kamu mengadukan isi hatimu kepada Tuhan hari ini. Maukah kamu tidak menggantungkan rencanamu dengan kekuatan manusia tetapi menyandarkan segenap hidupmu kepada kasih Tuhan? Apakah kamu mau meminta kasih dari sorga mengiringi langkahmu hari ini? Mintahlah maka kamu akan menerima.. (Hendra)

Sabtu, 16 April 2011

Belajar Memberi

Sabtu, 16 April 2011

Habel juga mempersembahkan korban persembahan dari anak sulung kambing dombanya, yakni lemak-lemaknya; maka TUHAN mengindahkan Habel dan korban persembahannya itu,
Kej 4:4

Bacaan: Kejadian 4:1-16

Habel mempersembahkan korban persembahan dari anak sulung kambing dombanya. Yakni lemak-lemaknya; maka Tuhan mengindahkan Habel dan Korban persembahannya itu. (Kejadian 4:4)
Kain dan Habel adalah sama-sama anak Adam. Mereka berdua sama-sama bekerja dan member i persembahan kepada Tuhan. Namun Tuhan lebih berkenan dengan persembahan Habel. Sementara persembahan Kain tidak diindahkan Tuhan. Mengapa y? Aliktab mencatat Habel member dari yg terbaik dari apa yang dimilikinya. Sementara Kain memberi hanya sebahagian saja apa. Artinya Kain tidak menunjukkan sikap terima kasihNya kepada Tuhan. Di kemudian hari sikap yang salah dari Kain berkembang menjadikan dia seorang pembunuh.

Bagaimana sebenarnya member itu? Sederhana sekali yaitu berilah yang terbaik dari apa yang kita punya atau yang kita piker itu berharga. Mungkin bisa jadi kita memiliki kemampuan bermain musik yang lebih dari yang lain. Berilah kepada Tuhan dengan cara melayani. Habel seorang peternak dia memberikan hasil ternaknya kepada Tuhan. Demikian juga dengan kita apa yang kamu rasa talenta, bakat atau karunia yang sudah ada padamu? Berdoalah hari ini supaya menjadi persembahan terbaik. Apa yang terbaik menurut ukuranmu berikah hal itu kepada Tuhan. Karena Tuhan Layak untuk mendapat hasil yang terbaik dari kita.

Glowers, memberikan hal yang terbaik dari kita sama seperti kita menabur di tanah yang subur. Artinya akan mengahasilkan buah. Tuhan adalah tanah yang subur itu dan apa yang kita punya adalah benihnya. Sudahkah kita menabur benih hari ini? Apakah yang kita tabor hari ini? Benih yang baik atau benih yang biasa-biasa saja. Mari siapkan diri untuk menuai… (Hendra)

Kamis, 14 April 2011

Learning by doing

Jumat, 15 April 2011

“Kita tahu sekarang, bahwa Allah turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebakkan bagi mereka yang mengasihi Dia..”(Roma 8:28)

Bacaan: Roma 8:37-39

Penemu restoran cepat saji KFC ternyata dulu sering ditolak ketika melamar kerja. Namun berkat kegigihannya, dia berhasil membuat KFC popular di muka bumi ini. Hampir di setiap Negara ada KFC. Dari anak kecil hingga orangtua menyukai ayam KFC. Di dalam hidup ini Tuhan tidak menjanjikan bahwa yang kita lalui selalu enak. Namun Tuhan berjanji untuk selalu setia menemani kita dan memberi kekuatan kita. Dia selalu setia walaupun terkadang kita setia.

Ruth merupakan menantu Naomi yang ditinggal mati suaminya. Walaupun anak Naomi yang juga merupakan suami Ruth juga meninggal ketika mereka merantau di negeri seberang. Namun Ruth tidak menjadi putus asa. Ia tetap setia untuk mendampingi mertuanya yaitu Naomi. Kesetiam Ruth mendatangkan belas kasihan memukau Boas yang merupakan orang baik baik dan memiliki tanah yang besar. Boas jatuh cinta kepada Ruth. Ruth yang dulunya pernah kehilangan seorang yang pernah dicintainya namun ia tetap setia kepada Tuhan. Upah dari kesetiaanya itu Tuhan menunjukkan jalanNya.

Glowers, mungkin hal itu sering juga terjadi dalam kehidupan kita. Kita pernah mengalami kegagalan, jangan khawatir. Itu bukan akhir dari hidup kita. Bisa jadi itu adalah awal menuju kita menjadi sukses. Tetaplah setia dan bekerja keras. Belajarlah dari kesalahan. Jangan mau jatuh dilobang yang sama. Mintalah nasihat dari banyak orang. Tetap tegakkan kepala dan lihatlah dari sisi Tuhan. (hendra)

Rabu, 13 April 2011

Heart of Worship

Kamis, 14 April 2011

“..tetapi aku dan seisi rumahku, kami akan beribadah kepada Tuhan..” Yosua24: 15b

Bacaan: Roma Yosua 24:14-15

Argentina kalah telah melawan Jerman dalam Piala Dunia 2010. Argentina sebagai tim super dihajar habis-habisan dengan skor telak oleh Jerman. Jerman Bukan hanya menghajar Aregentina, namun juga tim yang liga di negaranya paling digemari di dunia yaitu Inggris. Mengapa Jerman bisa menjadi tim yang sungguh hebat? Banyak pengamat sepak bola mengatakan kerja sama mereka sungguh sempurna.

Nabi Yosua dikenal sebagai Pemimpin yang luar biasa. Banyak kota-kota yang direbut dari kepemimpinannya. Orang Israel juga memiliki semangat kerja sama luar biasa dalam berperang. Bukan hanya itu. Yosua menegakkan kembali peraturan yang sangat penting yaitu. Setiap orang harus beribadah! Yosua menyadari bahwa ketika kita beribadah dan mneyembah Tuhan dan megandalkan Tuhan, tidak ada hal mustahil yang tidak mungkin kita rebut. Hingga akhir hayatnya Tim Yosua menjadi tim perang yang paling ditakuti dan disegani pada zaman dia hidup. Musuh lari terbirit-birit. Raksasa –raksasa dari timur tengah gemetar ketika mereke mendengar pasukan Yosua datang menyerang.

Glowers, mereka yang menidolakan sesuatu akan semakin mirip dengan apa yang diidolakannya. Ketika kita menjadikan Tuhan sebagai idola kita dengan menyembahnya di dalam doa, nyanyian dan membaca Firman Tuhan, maka dengan sendirinya akan ada kekuatan yang luar biasa datang dari dalam hidup kita yaitu Roh Kudus. Seperti ranting pohon. Ranting itu tidak akan pernah berbuat lebat kalau tidak menempel dengan batangnya. Demikian juga dengn kita. Sudah kamu hari ini menempelkan dirimu kepada Tuhan? (hendra)

Selasa, 12 April 2011

From Zero to be a Hero

Rabu, 13 April 2011

Adapun Yefta , orang Gilead itu, adalah seorang pahlawan yang gagah perkasa, tetapi ia anak seorang perempuan sundal;…”(Hakim Hakim 11:1)

Bacaan: Hakim Hakim 11:1-11

Ibu Yefta adalah seorang perempuan sundal. Yefta akhirnya dikucilkan karena dia lahir dari sesorang perempuan sundal. Dia juga tidak mendapat pusaka atau harta warisan. Bukan hanya itu, Yefta daan keluarganya diusir .Beberapa waktu kemudian Yefta dicari kembali dari mereka-mereka yang pernah mengusir dia. Yefta yang dulunya diusir dan dikucilkan selanjutnya diangkat menjadi pemimpin orang Israel dan memenagkan peperangan. Dibalik kesuksesan Yefta, ternyata dia selalu membawa perkaranya kepada Tuhan.

Mengapa selalu saja ada cerita di Alkitab Tuhan memakai seorang yang tidak terpandang menjadi seorang yang luar biasa? Karena Tuhan penuh dengan cinta kasih. Ia adil, melihat mendengar dan merasa. Ia juga merasa terhina jika ada manusia dikucilkan, Tuhan selalu turut merasakan penderitaan kita. Ketika kita direndahkan namun kita tetap mengandalkan Tuhan. Maka Tuhan akan bertindak!! Ia akan mengangkat kita menjadi kepala dan bukannya ekor. Itu janjiNya.

Glowers, ketika kita bersembunyi di dalam naungan kuasa Tuhan karena tekanan orang lain maka Tuhan akan memulihkan keadaan kita. Keadaan kita yang dulunya Nol BESAR maka Tuhan akan mendampingi kita supaya hidup kita bernilai! Jangan terlalu bersandar dengan penilaian orang lain. Walaupun mereka mengatakan kita hebat. Bagaimana, siap kah menerima ketika kamu direndahkan manusia ? berarti kamu siap untuk ditinggikan.. (hendra)

Senin, 11 April 2011

Love is The Answer

Selasa
12 April 2011

Tetapi buah Roh ialah kasih, sukacita, damai sejahtra, kesabaran, kemurahan, kebaikan, kesetiaan, kelemahlembutan, penguasaan diri (Galatia 5:22-23)

Bacaan: Galatia 5:16-23

Tentara Romawi sangat dikenal kejam pada zamannya. mereka tidak kenal belas kasihan. Mereka menyiksa Yesus hingga mereka kehabisan tenaga. Namun Yesus mampu bertahan, tentara tetap menertawakan Yesus karena Tuhan Yesus tidak melawan. Hingga tentara Romawi memaku Yesus di kayu salib hingga mati. Namun, setelah Yesus mati secara manusia. Gempa bumi terjadi dan itu sangat mengherankan tentara Romawi. Di saat itu mereka mengatakan”betullah Dia ini anak Allah.,” lihatlah cinta adalah jawaban Yesus bagi orang Romawi yang telah menyiksaNya. Cinta atau kasih yang kita kenal di Alkitab memiliki banyak sekali makna. Kasih itu sabar, murah hati, …dan banyak lagi. Di masa kita muda kita bisa belajar memberi jawaban. Kasih adalah jawabannya. Di dalam kasih banyak sekali bagaimana contoh bersikap, bertindak yang merupakan jawaban yang harus

Glowers, masihkah kamu menanti jawaban yang bagaimana diberikan bagi sekitarmu, bagi orangtua kita, bagi guru kita hingga teman atau saudara yang telah melukai hati kita? jawablah dengan tindakan Cinta atau kasih. Mereka akan terpesona karena cina itu selalu berbicara dengan tindakan. Kasih adalah jawaban bagi hari-hari kita, bagi kesendirian kita, bagi kemarahan kita. Love is the answer!!! Jangan diam saja. Jangan banyak bertanya, jangan hanya memendam. Love is action… (hendra)