“Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal.” Yoh 3:16
Bacaan:
Kel 34:1-11
Israel sangat dikasihi Tuhan, sehingga Tuhan
memberikan janji-janji kepada Israel. Dan janjiNya
itu telah diwujudkan melalui kelahiran Yesus dan
pengorbanan Yesus di kayu salib sebagai bukti
kasihNya itu. Sungguh Allah ingin tinggal di tengah-
tengah umat-Nya, namun penghalangnya adalah
dosa dan pelanggaran umat-Nya itu.
Kasih Allah dinyatakan melalui sikapNya
terhadap manusia. Allah itu panjang sabar dan
berlimpah kasih dan setia, sehingga manusia
berdosa diberi kesempatan berdamai dengan Dia.
Allah mengampuni orang yang merendahkan hati
dan sungguh-sungguh mencari Tuhan, barangsiapa
tidak merendahkan diri dan bertobat pasti akan
dihukum. Kesalahan orang tua yang dilimpahkan ke
anak, namun jika anak-anak tersebut akan diampuni
jika merendahkan hati di hadapan Tuhan.
GLOWers, Tuhan Yesus Kristus diberikan oleh
Bapa kepada kita, supaya kita dapat bersekutu
dengan Bapa, dekat dengan Tuhan dan menikmati
kemuliaan Tuhan, berkat-berkatNya. Tuhan ingin
anak-anakNya diberkati di bumi. Marilah kita
merendahkan hati kita dihadapan Tuhan dan
memohon ampun atas dosa dan kesalahan kita, agar
kita berlayak mendekat padaNya. (R’Tom)
Minggu, 06 Maret 2011
Carilah Dahulu
“Tetapi carilah dahulu Kerajaan Allah dan kebenarannya, maka semuanya itu akan ditambahkan kepadamu.” Mat 6:33
Bacaan: Mat 6:25-34
Dalam bahasa Inggris dikatakan “seek ye
first”, dalam bahasa Yunani proton yang berarti
dari segi waktu, tempat, order dan kepentingan
harus lah yang pertama. Ini berbicara tentang
urutan dalam mengerjakan segala sesuatu. Tidak
lah masalah mencari makanan, minuman dan
pakaian dan asesorisnya. Tetapi ada
kepentingan yang lebih penting dari hal-hal itu.
Mencari Kerajaan Allah dan kebenaran dari
Kerajaan Allah itu mendapat perioritas yang
lebih tinggi dan utama dibandingkan hanya
sekedar mencari makanan, minuman dan
pakaian.
Ada upahnya jika kita memprioritaskan
atau membuat urutan pertama Kerajaan Allah
dan kebenarannya itu , maka semuanya itu
(makanan, minuman dan pakaian) akan
ditambahkan kepadamu. Kata ‘ditambahkan’
berarti menunjukkan bahwa kita tidak diam saja
menunggu rejeki nomplok ketika kita mencari
Tuhan. Kita haruslah bekerja juga. Yang harus
diperhatikan di sini adalah ‘urutan’ penempatan
mencari Kerajaan Allah dan kebenarannya itu
haruslah menjadi urutan pertama.
GLOWers, kita tidak perlu kuatir akan apa
yang akan kita makan, minum dan pakai. Jika
kita mencari ‘Kerajaan Allah dan kebenarannya’
berarti kita sedang mencari Tuhan. Tuhan
senang ketika Ia dicari. Di tempat kita
menemukan Dia, di situlah berkat-berkat itu
sudah disediakan bagi kita. (R’Tom)
Bacaan: Mat 6:25-34
Dalam bahasa Inggris dikatakan “seek ye
first”, dalam bahasa Yunani proton yang berarti
dari segi waktu, tempat, order dan kepentingan
harus lah yang pertama. Ini berbicara tentang
urutan dalam mengerjakan segala sesuatu. Tidak
lah masalah mencari makanan, minuman dan
pakaian dan asesorisnya. Tetapi ada
kepentingan yang lebih penting dari hal-hal itu.
Mencari Kerajaan Allah dan kebenaran dari
Kerajaan Allah itu mendapat perioritas yang
lebih tinggi dan utama dibandingkan hanya
sekedar mencari makanan, minuman dan
pakaian.
Ada upahnya jika kita memprioritaskan
atau membuat urutan pertama Kerajaan Allah
dan kebenarannya itu , maka semuanya itu
(makanan, minuman dan pakaian) akan
ditambahkan kepadamu. Kata ‘ditambahkan’
berarti menunjukkan bahwa kita tidak diam saja
menunggu rejeki nomplok ketika kita mencari
Tuhan. Kita haruslah bekerja juga. Yang harus
diperhatikan di sini adalah ‘urutan’ penempatan
mencari Kerajaan Allah dan kebenarannya itu
haruslah menjadi urutan pertama.
GLOWers, kita tidak perlu kuatir akan apa
yang akan kita makan, minum dan pakai. Jika
kita mencari ‘Kerajaan Allah dan kebenarannya’
berarti kita sedang mencari Tuhan. Tuhan
senang ketika Ia dicari. Di tempat kita
menemukan Dia, di situlah berkat-berkat itu
sudah disediakan bagi kita. (R’Tom)
Jumat, 21 Januari 2011
Selasa, 15 Juni 2010
Kebaskan! Naik ke tempat yang lebih tinggi!!
Banyak sekali orang yang takut gagal. Akibatnya tidak melakukan apa-apa. Kegagalan buat orang terpuruk dan menyesal.Padahal kegagalan adalah suatu keharusan yang pasti terjadi. So, what can we do? Ya berarti kita harus bersiap menghadapi kegagalan.
Bagaimanakah perasaan orang-orang Israel ketika berjalan ditanah kering yg dibelah oleh Musa. (Kel 14:21) Apakah mereka tidak merasa akan gagal. Apakah air yang membentuk dinding itu tidak menyiprat mereka ketika mereka jalan mendekatinya? Tetapi mereka focus sehingga berhasil menyebrangi Laut Teberau yang terbelah itu. Apa yang mereka lakukan? Hanya mengebaskan air yang mengenai jubah mereka dan berlari.
Glowers, apakah kamu sedang takut gagal? Bagi orang-orang yang belajar, pasti akan menemukan kegagalan, namun siapkah mentalmu berhadapan dengan kegagalan? Siapkanlah dirimu. Kebaskanlah kegagalanmu hari ini, tinggalkan saja! Dan naiklah ke tempat yang lebih tinggi. Berlarilah menuju pada tujuanmu.
Bagaimanakah perasaan orang-orang Israel ketika berjalan ditanah kering yg dibelah oleh Musa. (Kel 14:21) Apakah mereka tidak merasa akan gagal. Apakah air yang membentuk dinding itu tidak menyiprat mereka ketika mereka jalan mendekatinya? Tetapi mereka focus sehingga berhasil menyebrangi Laut Teberau yang terbelah itu. Apa yang mereka lakukan? Hanya mengebaskan air yang mengenai jubah mereka dan berlari.
Glowers, apakah kamu sedang takut gagal? Bagi orang-orang yang belajar, pasti akan menemukan kegagalan, namun siapkah mentalmu berhadapan dengan kegagalan? Siapkanlah dirimu. Kebaskanlah kegagalanmu hari ini, tinggalkan saja! Dan naiklah ke tempat yang lebih tinggi. Berlarilah menuju pada tujuanmu.
Mencarii....
Carilah maka kamu akan mendapat....
Di dalam hidup ini, aktifitas sehari-hari kita selalu diperhadapkan dengan 'mencari'. Mencari uang, mencari jodoh, mencari ilmu, dan bagian yg terpenting adalah mencari arti hidup. Mencari Tuhan adalah bagian dari mencari arti hidup. Saat kita mendapatkan sesuatu sepertinya kita menemukan bahwa "wahh.... Hidup gw berarti nih".
Tidak banyak orang yg suka dengan 'mencari' krn sangat dibutuhkan usaha, keringat dan pergumulan yg sedemikian. Saat 'mencari' banyak orang mengeluh "gw capek man...", byk org menjadi kesal. Tapi itu adalah bagian dari ritme hidup yg tdk bisa kita hindari, manusiawi, normally, so enjoy it, don't miss it.
Glowers, alkitab berkata "carilah" maka akan mendapat. Sadarkah kita 'mendapat' itu adalah sebuah akibat. Artinya saat mencari itulah yg paling penting. Kata ajakan "lah" berarti order, perintah. Perintahnya bukan "dapatkanlah" tetapi "carilah". Esensinya ada pada saat mencari. So... Sadarilah bahwa Tuhan ada di setiap perintah yg Dia berikan, Dia pasti memberikan kita kekuatan, kemampuan, asalkan kita mau melangkah utk mencari. Apa yg kau cari? Depend on you guys, hanya langkahkan niatmu, kakimu. God will be with you all the way.
Di dalam hidup ini, aktifitas sehari-hari kita selalu diperhadapkan dengan 'mencari'. Mencari uang, mencari jodoh, mencari ilmu, dan bagian yg terpenting adalah mencari arti hidup. Mencari Tuhan adalah bagian dari mencari arti hidup. Saat kita mendapatkan sesuatu sepertinya kita menemukan bahwa "wahh.... Hidup gw berarti nih".
Tidak banyak orang yg suka dengan 'mencari' krn sangat dibutuhkan usaha, keringat dan pergumulan yg sedemikian. Saat 'mencari' banyak orang mengeluh "gw capek man...", byk org menjadi kesal. Tapi itu adalah bagian dari ritme hidup yg tdk bisa kita hindari, manusiawi, normally, so enjoy it, don't miss it.
Glowers, alkitab berkata "carilah" maka akan mendapat. Sadarkah kita 'mendapat' itu adalah sebuah akibat. Artinya saat mencari itulah yg paling penting. Kata ajakan "lah" berarti order, perintah. Perintahnya bukan "dapatkanlah" tetapi "carilah". Esensinya ada pada saat mencari. So... Sadarilah bahwa Tuhan ada di setiap perintah yg Dia berikan, Dia pasti memberikan kita kekuatan, kemampuan, asalkan kita mau melangkah utk mencari. Apa yg kau cari? Depend on you guys, hanya langkahkan niatmu, kakimu. God will be with you all the way.
Jangan Takut!
2Tim1:7
Tuhan tidak pernah memberikan kita roh ketakutan. Roh, berarti nafas/spirit/ hidup/semangat. Berarti Tuhan tidak pernah menghidupkan ketakutan dalam diri kita. Ketakutan adalah respon. Jika respon kita baik, maka kita tdk takut, jika respon kita tdk bisa menguasainya maka kecemasanlah yg jadi teman. Hikss... :(
Ingatkah kalian, ketika belajar biologi pertama kali, selalu diajarkan ciri-ciri makhluk hidup, salah satunya adalah dapat menerima rangsangan. Karna daya rangsang inilah kita dapat melakukan sesuatu tindakan/ respon. Ketika kita sakit, respon kita adalah ingin sembuh, dan mencari cara utk sembuh. Ketika dipukul, kita kaget, mgkn reaksi/ respon kita adalah memukul balik. Dengan kata lain, daya rangsangan adalah "sign" atau sesuatu yg membuat kita aware. Sepertinya rangsangan ini bagian pertahanan terluar tubuh, seperti satpam.
GLOWers, tidak semua org mempunyai daya rangsang yg bagus, bersyukurlah jika kamu memilikinya. Ketakutan adalah reaksi kita terhadap 'sentuhan' dgn apa yg terjadi di luar tubuh. Takut bukan berarti buruk, itu hanya reaksi pertama, tetapi kemudian apakah reaksi kita? Jika kamu tdk dapat mengendalikan ketakutan itu, maka ia akan menjadi musuhmu! So, jika ada org berkata kepadamu, "jangan takut", itu berarti "hadapilah ketakutanmu, kendalikanlah ketakutanmu". Apa reaksimu?
Tuhan tidak pernah memberikan kita roh ketakutan. Roh, berarti nafas/spirit/ hidup/semangat. Berarti Tuhan tidak pernah menghidupkan ketakutan dalam diri kita. Ketakutan adalah respon. Jika respon kita baik, maka kita tdk takut, jika respon kita tdk bisa menguasainya maka kecemasanlah yg jadi teman. Hikss... :(
Ingatkah kalian, ketika belajar biologi pertama kali, selalu diajarkan ciri-ciri makhluk hidup, salah satunya adalah dapat menerima rangsangan. Karna daya rangsang inilah kita dapat melakukan sesuatu tindakan/ respon. Ketika kita sakit, respon kita adalah ingin sembuh, dan mencari cara utk sembuh. Ketika dipukul, kita kaget, mgkn reaksi/ respon kita adalah memukul balik. Dengan kata lain, daya rangsangan adalah "sign" atau sesuatu yg membuat kita aware. Sepertinya rangsangan ini bagian pertahanan terluar tubuh, seperti satpam.
GLOWers, tidak semua org mempunyai daya rangsang yg bagus, bersyukurlah jika kamu memilikinya. Ketakutan adalah reaksi kita terhadap 'sentuhan' dgn apa yg terjadi di luar tubuh. Takut bukan berarti buruk, itu hanya reaksi pertama, tetapi kemudian apakah reaksi kita? Jika kamu tdk dapat mengendalikan ketakutan itu, maka ia akan menjadi musuhmu! So, jika ada org berkata kepadamu, "jangan takut", itu berarti "hadapilah ketakutanmu, kendalikanlah ketakutanmu". Apa reaksimu?
Iman saja tidak Cukup!
2Pet1:5-7
Kitab Ibrani mengatakan bahwa iman adalah dasar akan apa saja yg kita harapkan. Sewaktu kita berdoa kita percaya Tuhan mendengar doa kita. Ada jarak watu antara kita berdoa meminta kepada Tuhan dengan jawaban doa itu kita terima. Sepanjang kita menantikan jawaban doa, di situlah iman bekerja. Atas dasar apa kita percaya? Iman kepa Kristus.
Beriman kepada Kristus itu adalah baik sekali. Namun Petrus menjelaskan tdk cukup iman utk hidup menjadi berkat di dunia, utk menjadi terang. Iman hanyalah tingkat terendah dari hubungan kita dengan Tuhan. Di dunia kita juga perlu utk berhubungan dengan sesama manusia. Utk itulah kita belajar kebajikan, pengetahuan, penguasaan diri, ketekunan, kesalehan, kasih thd sesama dan kasih kpd semua org.
Kitab Lukas 17 menjelaskan bahwa utk mengampuni org tidak diperlukan tambahan iman. Karena Iman itu hanya utk fondasi, dasar saja. Jika iman saja tdk cukup utk kita membawa org kepada Kristus, betapa kita harus bekerja lebih keras lagi utk Kristus yg telah menyelamatkan kita. Kristus adalah dasar kita, fondasi kita, alasan kita utk melakukan segala perbuatan baik. Iman itu harus kita buktikan melalui perbuatan kita, itulah yg dpt membawa org kpd Kristus.
Kitab Ibrani mengatakan bahwa iman adalah dasar akan apa saja yg kita harapkan. Sewaktu kita berdoa kita percaya Tuhan mendengar doa kita. Ada jarak watu antara kita berdoa meminta kepada Tuhan dengan jawaban doa itu kita terima. Sepanjang kita menantikan jawaban doa, di situlah iman bekerja. Atas dasar apa kita percaya? Iman kepa Kristus.
Beriman kepada Kristus itu adalah baik sekali. Namun Petrus menjelaskan tdk cukup iman utk hidup menjadi berkat di dunia, utk menjadi terang. Iman hanyalah tingkat terendah dari hubungan kita dengan Tuhan. Di dunia kita juga perlu utk berhubungan dengan sesama manusia. Utk itulah kita belajar kebajikan, pengetahuan, penguasaan diri, ketekunan, kesalehan, kasih thd sesama dan kasih kpd semua org.
Kitab Lukas 17 menjelaskan bahwa utk mengampuni org tidak diperlukan tambahan iman. Karena Iman itu hanya utk fondasi, dasar saja. Jika iman saja tdk cukup utk kita membawa org kepada Kristus, betapa kita harus bekerja lebih keras lagi utk Kristus yg telah menyelamatkan kita. Kristus adalah dasar kita, fondasi kita, alasan kita utk melakukan segala perbuatan baik. Iman itu harus kita buktikan melalui perbuatan kita, itulah yg dpt membawa org kpd Kristus.
Langganan:
Postingan (Atom)
