Minggu, 17 April 2011

Bring heaven to earth

Senin, 18 April 2011

“Siapa yang datang dari atas adalah di atas semuanya..”(Yohanes 3:31)

Bacaan: Yohanes 3:31-36


Sebelum Tuhan Yesus turun dari sorga ke bumi. Hukum yang paling berlaku adalah mata ganti mata gigi ganti gigi. Itu artinya orang yang berbuat jahat harus dibalas sesuai dengan kejahatan yang diperbuat sebelumnya. Perang demi perang tiada akhir. Banyak penguasa muncul di muka bumi untuk menebar kebancian dan kemarahan namuan nilai mereka tawarkan hilang di telan bumi dan tidakberlaku hingga sekarang. Namun nilai kedamaian yang ditawarkan Tuhan Yesus jauh melampaui abad demi abad.

Bumi akhirnya mendapat kunjungan mahluk sorgawi yaitu Tuhan Yesus. Dia datang bukan dengan tangan kosong. Namu berisi kekekalan dan kebutuhan mutlak manusia yaitu kekekalan, kedamaian dan sukacita. Bumi mendapat hadia yang sungguh sempurna. Belum pernah ada tokoh surgawi yang membagikan sesuatu yang bernilai selain Tuhan Yesus yang telah menampakkan dirinya sebagai manusia.

Glowers, kehadiran kita di sesuatu persahabatan, kelompok, gereja dan dimanapun perlu kita evaluasi. Apakah setelah kehadiran kita buah-buah roh itu sungguh nyata dirasakan di sana? Atau malah sebaliknya? Kehadiran kita malah mengacaukan situasi. Banyak orang yang sudah complain sama kita karena perbuatan kita yang suka terlambat, tidak bertanggung jawab dan lain-lain sebagainya. Apa rencanamu agar nilai-nilai sorga nyata dirasakan teman-temanmu, persahabatanmu hingga keluargamu? (Hendra)

My Father, my provider..

Minggu, 17 April 2011

Seperti bapa sayang kepada anak-anaknya, demikian TUHAN sayang kepada orang-orang yang takut akan Dia. Mzm 103: 13

Bacaan: Mzm 103

Seorang ayah mendengarkan kisah sedih putrinya yang menceritakan 1 harian si putri mengalami kegagalan, kesianlan dan putus harapan. Si ayah sangat sedih mendengar cerita anaknya itu. Bagaimanapun juga tidak ada Ayah yang tega jika anaknya mengalami hal yang buruk. Setia ayah pasti merencanakan sesuatu untuk si anak mendapat yang terbaik. Demikian juga bapa kita di sorga, kasihnNya tidak habis-habisnya untuk kita.

Dia ingin selalu membela kita, berjalan di depan kita mengantarkan kita kepada kemenangan dan banyak hal lain juga. Asal saja kita membiarkan Tuhan memegang hidup kita. Menyerahkan rencana dan harapan kita dengan segenap hati kepadanya. Kunci untuk Tuhan semakin nyata dalam hidup kita adalah “Percaya”. Menyadari kuasaNya nyata, menggantungkan setiap yang kita kerjakan kepadaNya serta menyenangkan Tuhan adalah makna dari percaya. Ketika kita jahat saja Tuhan masih menunjukkan kasihNya. Apalagi kita berupaya menyenangkan hatiNya.

Glowers, kasih Bapa sorgawi begitu dalam dan tingginya. Tidak semua orang mau benar-benar memintanya dan sungguh-sungguh memerlukanya. Padahal kasih dari Sorga dijamin lebih” nikmat” dari apapun. Kasih dari sorga bukan hanya perasaan damai dan tenang. Masih banyak lagi yang berkat yang terkandung di dalamnya. Baik berkat fisik, rohani hingga materi ada dalam brankas Tuhan dan siap diberi bagi kita. Bapa masih menunggu, adakah anak-anaknya datang. Bagaimana dengan kamu? Sudakah kamu mengadukan isi hatimu kepada Tuhan hari ini. Maukah kamu tidak menggantungkan rencanamu dengan kekuatan manusia tetapi menyandarkan segenap hidupmu kepada kasih Tuhan? Apakah kamu mau meminta kasih dari sorga mengiringi langkahmu hari ini? Mintahlah maka kamu akan menerima.. (Hendra)

Sabtu, 16 April 2011

Belajar Memberi

Sabtu, 16 April 2011

Habel juga mempersembahkan korban persembahan dari anak sulung kambing dombanya, yakni lemak-lemaknya; maka TUHAN mengindahkan Habel dan korban persembahannya itu,
Kej 4:4

Bacaan: Kejadian 4:1-16

Habel mempersembahkan korban persembahan dari anak sulung kambing dombanya. Yakni lemak-lemaknya; maka Tuhan mengindahkan Habel dan Korban persembahannya itu. (Kejadian 4:4)
Kain dan Habel adalah sama-sama anak Adam. Mereka berdua sama-sama bekerja dan member i persembahan kepada Tuhan. Namun Tuhan lebih berkenan dengan persembahan Habel. Sementara persembahan Kain tidak diindahkan Tuhan. Mengapa y? Aliktab mencatat Habel member dari yg terbaik dari apa yang dimilikinya. Sementara Kain memberi hanya sebahagian saja apa. Artinya Kain tidak menunjukkan sikap terima kasihNya kepada Tuhan. Di kemudian hari sikap yang salah dari Kain berkembang menjadikan dia seorang pembunuh.

Bagaimana sebenarnya member itu? Sederhana sekali yaitu berilah yang terbaik dari apa yang kita punya atau yang kita piker itu berharga. Mungkin bisa jadi kita memiliki kemampuan bermain musik yang lebih dari yang lain. Berilah kepada Tuhan dengan cara melayani. Habel seorang peternak dia memberikan hasil ternaknya kepada Tuhan. Demikian juga dengan kita apa yang kamu rasa talenta, bakat atau karunia yang sudah ada padamu? Berdoalah hari ini supaya menjadi persembahan terbaik. Apa yang terbaik menurut ukuranmu berikah hal itu kepada Tuhan. Karena Tuhan Layak untuk mendapat hasil yang terbaik dari kita.

Glowers, memberikan hal yang terbaik dari kita sama seperti kita menabur di tanah yang subur. Artinya akan mengahasilkan buah. Tuhan adalah tanah yang subur itu dan apa yang kita punya adalah benihnya. Sudahkah kita menabur benih hari ini? Apakah yang kita tabor hari ini? Benih yang baik atau benih yang biasa-biasa saja. Mari siapkan diri untuk menuai… (Hendra)

Kamis, 14 April 2011

Learning by doing

Jumat, 15 April 2011

“Kita tahu sekarang, bahwa Allah turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebakkan bagi mereka yang mengasihi Dia..”(Roma 8:28)

Bacaan: Roma 8:37-39

Penemu restoran cepat saji KFC ternyata dulu sering ditolak ketika melamar kerja. Namun berkat kegigihannya, dia berhasil membuat KFC popular di muka bumi ini. Hampir di setiap Negara ada KFC. Dari anak kecil hingga orangtua menyukai ayam KFC. Di dalam hidup ini Tuhan tidak menjanjikan bahwa yang kita lalui selalu enak. Namun Tuhan berjanji untuk selalu setia menemani kita dan memberi kekuatan kita. Dia selalu setia walaupun terkadang kita setia.

Ruth merupakan menantu Naomi yang ditinggal mati suaminya. Walaupun anak Naomi yang juga merupakan suami Ruth juga meninggal ketika mereka merantau di negeri seberang. Namun Ruth tidak menjadi putus asa. Ia tetap setia untuk mendampingi mertuanya yaitu Naomi. Kesetiam Ruth mendatangkan belas kasihan memukau Boas yang merupakan orang baik baik dan memiliki tanah yang besar. Boas jatuh cinta kepada Ruth. Ruth yang dulunya pernah kehilangan seorang yang pernah dicintainya namun ia tetap setia kepada Tuhan. Upah dari kesetiaanya itu Tuhan menunjukkan jalanNya.

Glowers, mungkin hal itu sering juga terjadi dalam kehidupan kita. Kita pernah mengalami kegagalan, jangan khawatir. Itu bukan akhir dari hidup kita. Bisa jadi itu adalah awal menuju kita menjadi sukses. Tetaplah setia dan bekerja keras. Belajarlah dari kesalahan. Jangan mau jatuh dilobang yang sama. Mintalah nasihat dari banyak orang. Tetap tegakkan kepala dan lihatlah dari sisi Tuhan. (hendra)

Rabu, 13 April 2011

Heart of Worship

Kamis, 14 April 2011

“..tetapi aku dan seisi rumahku, kami akan beribadah kepada Tuhan..” Yosua24: 15b

Bacaan: Roma Yosua 24:14-15

Argentina kalah telah melawan Jerman dalam Piala Dunia 2010. Argentina sebagai tim super dihajar habis-habisan dengan skor telak oleh Jerman. Jerman Bukan hanya menghajar Aregentina, namun juga tim yang liga di negaranya paling digemari di dunia yaitu Inggris. Mengapa Jerman bisa menjadi tim yang sungguh hebat? Banyak pengamat sepak bola mengatakan kerja sama mereka sungguh sempurna.

Nabi Yosua dikenal sebagai Pemimpin yang luar biasa. Banyak kota-kota yang direbut dari kepemimpinannya. Orang Israel juga memiliki semangat kerja sama luar biasa dalam berperang. Bukan hanya itu. Yosua menegakkan kembali peraturan yang sangat penting yaitu. Setiap orang harus beribadah! Yosua menyadari bahwa ketika kita beribadah dan mneyembah Tuhan dan megandalkan Tuhan, tidak ada hal mustahil yang tidak mungkin kita rebut. Hingga akhir hayatnya Tim Yosua menjadi tim perang yang paling ditakuti dan disegani pada zaman dia hidup. Musuh lari terbirit-birit. Raksasa –raksasa dari timur tengah gemetar ketika mereke mendengar pasukan Yosua datang menyerang.

Glowers, mereka yang menidolakan sesuatu akan semakin mirip dengan apa yang diidolakannya. Ketika kita menjadikan Tuhan sebagai idola kita dengan menyembahnya di dalam doa, nyanyian dan membaca Firman Tuhan, maka dengan sendirinya akan ada kekuatan yang luar biasa datang dari dalam hidup kita yaitu Roh Kudus. Seperti ranting pohon. Ranting itu tidak akan pernah berbuat lebat kalau tidak menempel dengan batangnya. Demikian juga dengn kita. Sudah kamu hari ini menempelkan dirimu kepada Tuhan? (hendra)

Selasa, 12 April 2011

From Zero to be a Hero

Rabu, 13 April 2011

Adapun Yefta , orang Gilead itu, adalah seorang pahlawan yang gagah perkasa, tetapi ia anak seorang perempuan sundal;…”(Hakim Hakim 11:1)

Bacaan: Hakim Hakim 11:1-11

Ibu Yefta adalah seorang perempuan sundal. Yefta akhirnya dikucilkan karena dia lahir dari sesorang perempuan sundal. Dia juga tidak mendapat pusaka atau harta warisan. Bukan hanya itu, Yefta daan keluarganya diusir .Beberapa waktu kemudian Yefta dicari kembali dari mereka-mereka yang pernah mengusir dia. Yefta yang dulunya diusir dan dikucilkan selanjutnya diangkat menjadi pemimpin orang Israel dan memenagkan peperangan. Dibalik kesuksesan Yefta, ternyata dia selalu membawa perkaranya kepada Tuhan.

Mengapa selalu saja ada cerita di Alkitab Tuhan memakai seorang yang tidak terpandang menjadi seorang yang luar biasa? Karena Tuhan penuh dengan cinta kasih. Ia adil, melihat mendengar dan merasa. Ia juga merasa terhina jika ada manusia dikucilkan, Tuhan selalu turut merasakan penderitaan kita. Ketika kita direndahkan namun kita tetap mengandalkan Tuhan. Maka Tuhan akan bertindak!! Ia akan mengangkat kita menjadi kepala dan bukannya ekor. Itu janjiNya.

Glowers, ketika kita bersembunyi di dalam naungan kuasa Tuhan karena tekanan orang lain maka Tuhan akan memulihkan keadaan kita. Keadaan kita yang dulunya Nol BESAR maka Tuhan akan mendampingi kita supaya hidup kita bernilai! Jangan terlalu bersandar dengan penilaian orang lain. Walaupun mereka mengatakan kita hebat. Bagaimana, siap kah menerima ketika kamu direndahkan manusia ? berarti kamu siap untuk ditinggikan.. (hendra)

Senin, 11 April 2011

Love is The Answer

Selasa
12 April 2011

Tetapi buah Roh ialah kasih, sukacita, damai sejahtra, kesabaran, kemurahan, kebaikan, kesetiaan, kelemahlembutan, penguasaan diri (Galatia 5:22-23)

Bacaan: Galatia 5:16-23

Tentara Romawi sangat dikenal kejam pada zamannya. mereka tidak kenal belas kasihan. Mereka menyiksa Yesus hingga mereka kehabisan tenaga. Namun Yesus mampu bertahan, tentara tetap menertawakan Yesus karena Tuhan Yesus tidak melawan. Hingga tentara Romawi memaku Yesus di kayu salib hingga mati. Namun, setelah Yesus mati secara manusia. Gempa bumi terjadi dan itu sangat mengherankan tentara Romawi. Di saat itu mereka mengatakan”betullah Dia ini anak Allah.,” lihatlah cinta adalah jawaban Yesus bagi orang Romawi yang telah menyiksaNya. Cinta atau kasih yang kita kenal di Alkitab memiliki banyak sekali makna. Kasih itu sabar, murah hati, …dan banyak lagi. Di masa kita muda kita bisa belajar memberi jawaban. Kasih adalah jawabannya. Di dalam kasih banyak sekali bagaimana contoh bersikap, bertindak yang merupakan jawaban yang harus

Glowers, masihkah kamu menanti jawaban yang bagaimana diberikan bagi sekitarmu, bagi orangtua kita, bagi guru kita hingga teman atau saudara yang telah melukai hati kita? jawablah dengan tindakan Cinta atau kasih. Mereka akan terpesona karena cina itu selalu berbicara dengan tindakan. Kasih adalah jawaban bagi hari-hari kita, bagi kesendirian kita, bagi kemarahan kita. Love is the answer!!! Jangan diam saja. Jangan banyak bertanya, jangan hanya memendam. Love is action… (hendra)